Perempuan itu perlahan-lahan menjelma menjadi seekor harimau putih dengan buku yang jauh lebih kemilau dari silau sajadah imam suaru.
Untuk semua lelah dan perjuangan. Untuk semua pengorbanan yang belum terbayarkan. Untuk semua yang ingin bersuara tapi sering kali dibungkam. Untuk orang-oramng kecil yang masih percaya kaan mimpi. Dan kekuatan orang-orang baik. Buku ini untuk kalian.
Gadis kretek tidak sekedar bercerita tentang cinta dan pencarian jati diri para tokohnya. Dengan latar kota M. Kudus, jakarta, dariperiode penjajahan Belanda hingga kemerdekaan, Gadis Kretek akan membawa pembaca berkenalan dengan perkembangan industri kretek di Indonesia.
Di Sebuah pagi yang murung, Nadira Suwandi menemukan ibunya tewas bunuh diri. Kematian sang ibu, Kemala Yunus, seorang perempuan yang dikenal sangat ekspresif, berpikiran bebas, dan selalu bertarung mencari ilmu itu , sungguh mengejutkan.
Novel ini menceritakan kisah dua generasi- Dimas Suryo dan putrinya, Lintang Utara yang bersama-sama menetap di Paris, Prancis. Seperti ribuan warga Indonesia lain yang terjebak di berbagai negara dengan status stateless keluarga Dimas Suryo tak pernah bisa pulang ke Indonesia karena paspor mereka dicabut dan kehidupan mereka terancam.
Buku ini menceritakan kisah tentang persahabatan, tentang jurang ego anak dan orang ua, tentang menyeimbangkan logika dan perasaan. Juga tentang melangkah menuju masa depan. Bahwa, apa pun yang menjadi luka masa lalum biarlah mengering bersama waktu.
Ini kisah tentang ayah dan ibu, yang cintanya lahir bahkan sebelum kau lahir, yang cintanya tumbuh bahkan sebelum kau bertumbuh. Ini kisah tentang ayah dan Ibu, yang tangisnya mampu menyalakan api, yang tangisnya mampu memadamkan api.