Kenapa, ya, akhir-akhir ini sering merasa cemas. Apa karena hidup nggak sesuai harapan ? Apa karena nggak bisa jalani hidup seperti orang lain?. Kalau kamu merasakan hal yang sama, tenang - kamu nggak sendiriian kok
Hidup tak selamanya indah, mudah, malah sering kali membuat kita berhadapan dengan masalah. Meski akan selalu ada hal-hal baik, sering kali lebih mudah mengingat ada hal-hal yang menyedihkan. Hal-hal itu membuat kita semakin terpuruk. Tak sadar kita memperkeruh semuanya dengan mengeluh.
Sebuah kisah hidup Fairuz A. Rafiq, seorang public figure yang pernah jatuh di lubang yang snagat dengan banyak hinaan yang merendahkan harga dirinya. Banyak kisah di buku ini yang bisa dijadikan sebagai pelajaran.
Berani Hadapi Sendiri adalah buku yang penuh dengan refleksi diri dan perjalanan emosional dalam menghadapi kesulitan hidup. Lewat kata-kata yang menenangkan dan inspiratif, @denyutdetik menyentuh berbagai aspek kehidupan seperti kehilangan, kesepian, dan penemuan diri.
Jangan terlalu keras sama diri sendiri karena ekspektasi yang berlebihan.
Melalui buku ini, Giliian Butler dan Freda McManus memberi tahu kita perihal sejarah, perkembangan, dan dinamika ilmu psikologi dari waktu ke waktu. Pembahasannya disajikan dengan syayrat memukau mulai dari periode awal kemunculan psikologi.
Buku ini mengeksplorasi beberapa gagasan utama dari ilmu psikologi dan relevansi praktisnya. Melalui karya kolaborasi ini, Gillian Butler dan Freda McManus menyajikan beragam topik dan cara-cara baru dalam mempelajari otak manusia. Sampai saat ini, merupakan hal yang tidak mungkin untuk mempelajari otak manusia secara langsung.
Di setiap hal yang telah terjadi, di setiap takdir yang Tuhan beri - ada banyak kebaikan bagi diri kita. Menyerah dengan keadaan rasanya bukan pilihan yang tepat. Mari kita terima dan hadapi takdir yang telah Tuhan beri rasa dengan rasa sabar dan penuh syukur. Karena nyatanya, yang menurut kita uslit untuk dijalani sudah berhasil dilewati dengan baik.
Ada yang pundaknya begitu kuat, lalu TUhan patahkan sayap-sayapnya, bukan untuk melemahkannya, justru ia dipaksa untuk jadi lebih kuat lagi dari sebelumnya. Sebab, kehilangan membuatnya terluka, tetpai ketangguhan hati telag membuatnya kecewa.