Rindu tanah kelahiran, Ayahku berjanji jika aku juara kelas aku diperbolehkan menengok tanah kelahiran.
Kita adalah kesakitan-kesakitan, yang tidak akan tersembuhkan, cinta itu mati, menjelma arwah, menggentayangi mimpi-mimpi kita. Sepanjang jalan ku pandang wajah dan tubuh bapak yang dalam kondisi koma. Air mataku mengalir deras. Ada perasaan menyesal apa yang aku lakukan selama ini. Aku telah mensia-siakan pengorbanan dan harapan bapak. Bolehkah aku menangis? Aku ingin berteriak, aku murka, tap…