Dalam cerita ini dikisahkan persahabatan dua anak yang berbeda bangsa. Pertemuan mereka diawali ketika Kenghin sedang memetik tanaman yang ditanam pemerintah sebagai penghijauan. Wahyu menegur perbuatan Kenghin yang merusak tanaman.
Persahabatan merupakan tali ikatan yang baik dan terpuji setelah persaudaraan. Baik itu dengan binatang ataupun dengan sesama manusia.